Pendidikan Kristen memiliki esensi yang jauh lebih dalam daripada sekadar transfer ilmu pengetahuan akademis. Sekolah Kristen memegang tanggung jawab besar untuk tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga mengintegrasikan perspektif iman secara kontekstual. Fokus utamanya adalah membentuk karakter dan cara pandang peserta didik berdasarkan nilai-nilai Alkitab atau yang dikenal sebagai Biblical Worldview.
Tantangan Integrasi Iman dalam Kurikulum IB PYP
Chung Chung Christian School (CCS) Surabaya, sebagai institusi yang menerapkan kurikulum International Baccalaureate Primary Years Programme (IB PYP), berkomitmen penuh memperlengkapi para pendidiknya. Fokus utama CCS adalah mengintegrasikan iman Kristen secara utuh menggunakan kerangka meta narasi Alkitab: Creation-Fall-Redemption-Consummation (CFRC).
Melalui program Teachers’ Development, CCS rutin mempersiapkan guru untuk menjalankan panggilan mereka. Namun, disadari bahwa pengembangan berkelanjutan tetap diperlukan untuk memperdalam penerapan Biblical Integration agar lebih relevan dengan tantangan pendidikan modern.
Kolaborasi UK Petra dan CCS: Wujudkan SDG 4
Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Kristen Petra melalui Program Studi Pendidikan Guru PAUD (PGPAUD) FKIP, hadir memberikan pendalaman materi. Kegiatan ini merupakan bagian dari Teachers’ Professional Development (PD) sekaligus kontribusi nyata UK Petra terhadap pencapaian SDGs Nomor 4 (Quality Education), yaitu menjamin kualitas pendidikan dan pengembangan profesionalisme guru yang berkelanjutan.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dipimpin oleh Yulia Setia, S.S., M.Pd., M.Sc., M.Th., dan dilaksanakan dalam dua tahapan strategis:
Observasi & Identifikasi: Dilaksanakan pada 3 Maret 2026 di CCS Surabaya untuk memotret tantangan nyata guru di lapangan.
Workshop Intensif: Sesi pelatihan yang disesuaikan dengan konteks kebutuhan spesifik guru PYP.
4 Pilar Workshop Biblical Integration bagi Guru
Pada Sabtu, 14 Maret 2026, para guru PYP mengikuti workshop yang dirancang secara sistematis dengan empat topik utama:
What Biblical Integration Actually Looks Like: Membangun fondasi tentang wujud nyata integrasi iman dalam pembelajaran.
The Teacher as a Biblical Integrator: Menekankan peran guru sebagai agen integrasi yang memiliki kompetensi dan nilai Kristiani yang kuat.
Seeing Biblical Integration in Practice: Analisis contoh konkret penerapan iman di dalam kelas.
Hands-on Workshop (Working With Your Own Unit): Sesi praktik langsung di mana guru merancang unit pembelajaran mereka sendiri dengan bimbingan ahli.
Dampak Nyata: Menjadikan CFRC sebagai Worldview yang Hidup
Kegiatan PkM ini diharapkan memberikan dampak terukur bagi para pendidik. Dengan menguasai kerangka CFRC (Creation-Fall-Redemption-Consummation), guru diharapkan tidak lagi melihat integrasi iman sebagai konsep abstrak, melainkan sebagai worldview yang hidup dan operasional dalam praktik mengajar sehari-hari.
Sinergi antara Universitas Kristen Petra dan Chung Chung Christian School ini menjadi bukti bahwa kolaborasi akademis sangat krusial dalam mencetak generasi masa depan yang berlandaskan nilai-nilai Alkitab. Soli Deo Gloria!



